5 Hal Yang Harus Anda Ketahui Tentang Penyakit Amoebiasis
Amoebiasis adalah penyakit infeksi usus besar yang disebabkan oleh parasit komensal usus. Penyakit ini tersebar hampir diseluruh dunia terutama di daerah negara tropis yang sedang berkembang. Umumnya disebabkan karena faktor kepadatan penduduk, higiene individu dan sanitasi lingkungan hidup serta kondisi sosial ekonomi dan kultural yang kurang menunjang perilaku kesehatan.
Kasus amoebiasis masih sering di jumpai, baik di pusat kesehatan masyarakat (puskesmas) maupun dalam praktek kedokteran sehari-hari, tetapi penanganannya kadangkala kurang memadai, sehingga akan terjadi komplikasi (penyulit) yang lebih berbahaya. Maka ada baiknya diketahui tentang kasus amoebiasis agar bisa dilakukan penanganan dan pencegahan yang tepat.
- Kuman Penyebab Amoebiasis.
Entamoeba histolytica merupakan protozoa usus, sering hidup sebagai komensal (apatogen=tidak menimbulkan penyakit) di usus besar manusia. Apabila kondisi tubuh mengizinkan dapat berubah menjadi patogen (membentuk koloni di dinding usus, menembus dinding usus dan menimbulkan peradangan). Siklus hidupnya ada 2 macam yaitu bentuk trofozoit yang dapat bergerak dan bentuk kista yang bisa bertahan. - Jenis Kasus Amoebiasis
Kuman amoeba bisa menginfeksi di dalam usus, menimbulkan kasus Amoebiasis Usus Akut, Amoebiasis Usus Kronis (carrier), atau infeksi di luar usus terutama mengakibatkan penyakit Amoebiasis Hati dan Amoebiasis Paru. - Gejala Klinis Amoebiasis
- Amoebiasis Carrier (cyst passer) : tidak menunjukkan gejala klinis sama sekali, karena amoeba yang berada dalam lumen usus besar, tidak mengadakan invasi ke dinding usus.
- Amoebisis Usus Ringan : timbulnya gejala perlahan-lahan, biasanya mengeluh perut kembung, kadang-kadang nyeri perut ringan seperti kejang. Diare ringan, 4-5 kali sehari, tinja berbau busuk, bercampur darah dan lendir, sedikit nyeri tekan di daerah uluhati.
- Amoebisis Usus Sedang : keluhan dan gejala klinis lebih berat dibandingkan disentri ringan, tetapi masih mampu melakukan aktivitas sehari-hari. Tinja disertai darah dan lendir dengan keluhan perut kram, demam dan lemah badan.
- Amoebiasis Usus Berat : mengalami diare disertai darah yang banyak, lebih dari 15 kali sehari, demam tinggi (40 derajat celcius-40,5 derajat celcius), disertai mual dan anemia.
- Amoebiasis kronik : gejalanya menyerupai disentri amoeba ringan, serangan diare diselingi dengan periode normal atau tanpa gejala. Serangan diare biasanya terjadi karena kelelahan, demam atau makanan yang sukar dicerna.
- Penanganan Penyakit Amoebiasis
Obat amoebisid (pemusnah amoeba) tidak bekerja efektif di semua tempat infeksi, terutama bila diberikan dosis tunggal, sehingga dikombinasikan untuk meningkatkan efektifitas pengobatan. Segera konsultasikan dengan dokter, di pusat pelayanan kesehatan terdekat. - Pencegahan Masalah Amoebiasis
Makanan dan air minum sebaiknya di masak dulu dengan baik, karena kista akan binasa bila dipanaskan 50 derajat Celcius selama 5 menit. Penting sekali adanya jamban keluarga, isolasi dan pengobatan terhadap carrier. Khusus untuk seorang carrier (pembawa kista penyakit) dilarang bekerja sebagai juru masak atau segala pekerjaan yang berhubungan dengan makanan.
Demikian pemaparan ringkas kasus amoebiasis, dari berbagai sumber referensi kesehatan. Semoga dapat bermanfaat sebagai perbandingan informasi kesehatan.
Tulisan ini adalah tulisan ke 3 dari kontributor tetap sobatsehat.com, yaitu dari Dr. I Putu Sudayasa, M.kes. Beliau adalah Kepala Puskesmas di Kota Kendari. Silahkan Berkunjung ke Blog Beliau di Puskel.com yang banyak membahas mengenai manajemen Puskesmas.
- Mungkin sobat sehat punya pendapat lain ? saya harap dapat berbagi.
Artikel Yang Berhubungan...
19 Comments
RSS feed for comments on this post. TrackBack URI
Leave a Reply
Premium Link Ads
- Berita Hiburan
- Cara Cerdas Memuaskan pasangan anda
- Hotel di belitung
- Pasang Link Promosi produk kesehatan anda disini $ 4 perbulan
Popular Posts
- Video Proses Melahirkan Bayi Youtube ( 3D )
- 5 posisi terbaik dalam "bercinta" agar anda cepat hamil
- Kenali 10 Gejala-gejala Penyakit Demam berdarah
- Kenali Gejala Kanker Leher Rahim
- Mengenal Penyakit Malaria, Plasmodium, Gejala, Penularan dan Pencegahannya
Artikel Terbaru
- 8 Cara Sederhana Mendidik Anak Untuk Hidup Bersih
- Getting Analytical Thesis
- 5 Penyakit Paling Menular Yang Paling Di Takuti
- Anmeldelse av Online Casinos
- 46 Macam Obat Yang Dilarang Balai POM
- When Online Slots can Make the Real Money
- Tips Sehat Saat Mudik Dengan kendaraan Bermotor
- Enjoy Jogella.com and Feel the Different Casino Games Ever in Your Life!
- Cara Menyusui Bayi Dengan Benar
- 5 Alasan Mengapa Orang Bisa Kecanduan Seks
- Playing Slot Machines via Online? Why not?
- Many Benefits from Casino Online Games
- Playing Online Roulette, Getting Real Money
- 7 Tips Mengatasi Bau Mulut Selama Berpuasa
- Get the Best Sex Toys in the Hotgvibe.com
Tulisan ini adalah tulisan ke 3 dari kontributor tetap 
wow.. saya malah baru denger tantang penyakit ini.. ^^
thanks infonya.. jadi tau nih..
Bunda pernah mendengar penyakit ini, baru jelas setelah membaca tulisan ini,
terima kasih banyak utk info yang sangat berharga ini,Dokter Putu.
salam.
@ Bunda dontworry dan Mas Jodie……..thanks
Terima kasih untuk infonya, manusia itu memang rentan penyakit yah
Love letter from Liver, thing to know if you want to live longer
kurang lebih begitulah mas Gema……..tp yang penting pencegahan adalah yang terbaik mas
Mas Putra,
Kalau penyakit yang ini saya hanya baru mendengar namanya saja dan baru disini saya mendapatkan gambaran yang jelas. Terima Kasih dokter Putu.
sama-sama Bang Aldy
wah makanan harus dipanaskan tapi banyak makanan setengah matang atau masih mentah dijadikan menu favorit,Gimana itu bisa jadi pemicunya nggak??
sebaiknya di panaskan dulu mas franky……..
waduh nama penyakitnya serem… ini mirip tipes tapi di usus besar ya
sauskecap´s last blog ..Menu Makanan yang Sebaiknya Tidak Dicoba
benar mas sandi…….yang penting jaga kebersihan mas
sobatsehat´s last blog ..5 Hal Yang Harus Anda Ketahui Tentang Penyakit Amoebiasis
Pemberian antiamuba biasanya akan menimbulkan efek mual-mual.
thanks tambahannya mas
sobatsehat´s last blog ..5 Hal Yang Harus Anda Ketahui Tentang Penyakit Amoebiasis
kalau begitu saya lebih baik mencegah lah…
amit..amitt…..amit…amiitt…
thanks for sharing
sebenarnya saya tidak tahu banyak tentang artikel yang mas tulis diatas.. tapi saya benar2 senang membacanya artikelnya selain menambah pengetahuan saya juga bisa saya informasikan ke keluarga saya
sekali lagi thanks banget mas
klikalfon´s last blog ..Masalah Kesehatan Yang Sangat Mengganggu
sama-sama mas alfon..
Makasi artikelx sudah diterbitkan. Smg kasus amebiasis bisa diatasi dg baik bila ada yg mengalaminya. Mhn perlu diedit penulisan suhu derajat Celcius (0C) yg kelihatanx spt angka 0, cnth pd kata suhu 400C maksudnya 40 derajat Celcius dst… Tksi Sobat..
terimakasih bli………atas koreksinya……..
sobatsehat´s last blog ..5 Hal Yang Harus Anda Ketahui Tentang Penyakit Amoebiasis
Termasuk juga kata 500C maksudnya 50 derajat Celcius, MAAF, pada ketikan yang dikirim, saya belum sempat edit mencari simbol derajat Celciusnya. Tksi sobat atas kerjasamanya…