Pasang Iklan Murah Disini Rp. 50.000,- perbulan
Powered by MaxBlogPress  

5 Hal Yang Harus Anda Ketahui Tentang Penyakit Amoebiasis

Posted February 7, 2010 by mputrakusuma. Filed under Penyakit menular.

Amoebiasis adalah penyakit infeksi usus besar yang disebabkan oleh parasit komensal usus. Penyakit ini tersebar hampir diseluruh dunia terutama di daerah negara tropis yang sedang berkembang. Umumnya disebabkan karena faktor kepadatan penduduk, higiene individu dan sanitasi lingkungan hidup serta kondisi sosial ekonomi dan kultural yang kurang menunjang perilaku kesehatan.

Kasus amoebiasis masih sering di jumpai, baik di pusat kesehatan masyarakat (puskesmas) maupun dalam praktek kedokteran sehari-hari, tetapi penanganannya kadangkala kurang memadai, sehingga akan terjadi komplikasi (penyulit) yang lebih berbahaya. Maka ada baiknya diketahui tentang kasus amoebiasis agar bisa dilakukan penanganan dan pencegahan yang tepat.

  1. Kuman Penyebab Amoebiasis.
    Entamoeba histolytica merupakan protozoa usus, sering hidup sebagai komensal (apatogen=tidak menimbulkan penyakit) di usus besar manusia. Apabila kondisi tubuh mengizinkan dapat berubah menjadi patogen (membentuk koloni di dinding usus, menembus dinding usus dan menimbulkan peradangan). Siklus hidupnya ada 2 macam yaitu bentuk trofozoit yang dapat bergerak dan bentuk kista yang bisa bertahan.
  2. Jenis Kasus Amoebiasis
    Kuman amoeba bisa menginfeksi di dalam usus, menimbulkan kasus Amoebiasis Usus Akut, Amoebiasis Usus Kronis (carrier), atau infeksi di luar usus terutama mengakibatkan penyakit Amoebiasis Hati dan Amoebiasis Paru.
  3. Gejala Klinis Amoebiasis
    • Amoebiasis Carrier (cyst passer) : tidak menunjukkan gejala klinis sama sekali, karena amoeba yang berada dalam lumen usus besar, tidak mengadakan invasi ke dinding usus.
    • Amoebisis Usus Ringan : timbulnya gejala perlahan-lahan, biasanya mengeluh perut kembung, kadang-kadang nyeri perut ringan seperti kejang. Diare ringan, 4-5 kali sehari, tinja berbau busuk, bercampur darah dan lendir, sedikit nyeri tekan di daerah uluhati.
    • Amoebisis Usus Sedang : keluhan dan gejala klinis lebih berat dibandingkan disentri ringan, tetapi masih mampu melakukan aktivitas sehari-hari. Tinja disertai darah dan lendir dengan keluhan perut kram, demam dan lemah badan.
    • Amoebiasis Usus Berat : mengalami diare disertai darah yang banyak, lebih dari 15 kali sehari, demam tinggi (40 derajat celcius-40,5 derajat celcius), disertai mual dan anemia.
    • Amoebiasis kronik : gejalanya menyerupai disentri amoeba ringan, serangan diare diselingi dengan periode normal atau tanpa gejala. Serangan diare biasanya terjadi karena kelelahan, demam atau makanan yang sukar dicerna.
  4. Penanganan Penyakit Amoebiasis
    Obat amoebisid (pemusnah amoeba) tidak bekerja efektif di semua tempat infeksi, terutama bila diberikan dosis tunggal, sehingga dikombinasikan untuk meningkatkan efektifitas pengobatan. Segera konsultasikan dengan dokter, di pusat pelayanan kesehatan terdekat.
  5. Pencegahan Masalah Amoebiasis
    Makanan dan air minum sebaiknya di masak dulu dengan baik, karena kista akan binasa bila dipanaskan 50 derajat Celcius selama 5 menit. Penting sekali adanya jamban keluarga, isolasi dan pengobatan terhadap carrier. Khusus untuk seorang carrier (pembawa kista penyakit) dilarang bekerja sebagai juru masak atau segala pekerjaan yang berhubungan dengan makanan.

Demikian pemaparan ringkas kasus amoebiasis, dari berbagai sumber referensi kesehatan. Semoga dapat bermanfaat sebagai perbandingan informasi kesehatan.

Putu-Sudayasa-150x150Tulisan ini adalah tulisan ke 3 dari kontributor tetap sobatsehat.com, yaitu dari Dr. I Putu Sudayasa, M.kes. Beliau adalah Kepala Puskesmas di Kota Kendari. Silahkan Berkunjung ke Blog Beliau di Puskel.com yang banyak membahas mengenai manajemen Puskesmas.

    Mungkin sobat sehat punya pendapat lain ? saya harap dapat berbagi.
Jika artikel ini bermanfaat dan ingin mendapatkan tips-tips sehat paling populer. Silahkan berlangganan gratis dan masukkan alamat email anda, lalu cek email anda dan verifikasi. mudah kan:

Delivered by FeedBurner

Kata Kunci yang mungkin anda cari :

amoebiasis,penyakit entamoeba histolytica,penyakit amoeba,amoebiasis usus,amebiasis adalah,gejala pencegahan penyakit diare akibat entamoeba histolytica,ETIOLOGI AMEBIASIS,penyakit amoebiasis,pengertian amebiasis,PENGERTIAN DISENTRI,kram usus,PENYEBAB PENYAKIT entamoeba coli,entamoeba coli,PENGERTIAN DISENTRI AMOEBA,pencegahan dan pengobatan entamoeba histolytica,definisi amebiasis,makanan yg dihindari untuk kista,definisi amoeba,tentang penyakit dysentri pada balita,gejala penyakit disentri,pengobatan amebiasis,pencegahan amoeba,cara mengatasi penyakit cysts,makanan penyebab usus buntu,definisi entamoeba coli

Related posts:

  1. 6 Hal Yang Harus Diketahui Tentang Usus Buntu Bagi kebanyakan orang, terkena penyakit usus buntu (apendisitis) selalu dikaitkan...
  2. Sejuta Manfaat Vitamin C yang wajib anda ketahui Vitamin C, Inilah vitamin yang sangat bermanfaat dan  familiar dengan...
  3. 8 Manfaat Serat yang Wajib Kita ketahui Serat makanan adalah komponen dalam tanaman tercerna secara enzimatik menjadi...
  4. 9 Penyakit menular dari satwa liar Salam sehat sahabat. Postingan kali ini mengambil dari ringkasan profauna.org....
  5. Waspadai penyakit-penyakit di musim hujan Waspadai penyakit-penyakit di musim hujan Senangnya hati ku setelah kota...
  6. Manfaat dan akibat kekurangan vitamin E yang wajib di Ketahui Vitamin yang dibutuhkan oleh tubuh sangat beragam macamnya dan salah...
  7. Kenali Penyakit Leptospirosis, Penyakit di Musim Banjir Musin hujan seperti sekarang ini terkadang kita sering jumpai  penyakit-penyakit...
  8. Obat Penurun Panas Yang Harus Dihindari Untuk Penderita DBD Kasus Demam Berdarah Dengue (DBD) sedang merebak dimana-mana bahkan di...
  9. 3 Alasan utama anak anda harus di imunisasi Imunisasi, saya pikir kita sering mendengar kata imunisasi. Imunisasi sudah...
  10. Tahukah anda ? Jalan masuk penyakit ke dalam tubuh kita Salam sehat. Hukum sebab akibat memang benar adanya. Logisnya ada...